** mohon maap sebelumnya kalo cerita saya mbulet kemana2 dengan diksi
dan perangkaian kata yang amburadul.. tapi saya suka menulis.. mau
gimana lagi dong?? :P
kemarin waktu saya sedang nguras
kandang kura2, yune yang bantu2 di rumah teriak histeris.. pas diliat
ternyata yune dapet seekor burung yang cantiiikk banget.. warnanya biru
metalik, oren terang, ada sedikit kuning dan pola hitam.. kalau diliat
dari paruhnya ini burung pemakan ikan.. ternyata bener, kata yune itu
namanya burung 'cucuk urang' (cucuk= mematuk, urang= udang) langsung aja
burungnya dimasukkin ke kandang burung yang kosong terus yune pergi
nyari ikan2 kecil di kolam..
haripun berganti, kami terkejut ternyata burung cucuk urang udah ga ada di kandangnya lagi.. lho lho lhoooo.. :O
kata
yune sebagai saksi mata, tadi pagi yune liat burung itu di atap
belakang rumah sama kedua orang tuanya (katanya ada 2 burung yang lebih
gede, jadi kami anggap itu orang tuanya yang njemput anaknya gara2
"diculik raksasa bernama manusia".. hahaaa..
padahal
kandang yang buat naro si burung itu ga ada yang rusak, semua masih
bener.. jadi satu2nya cara buat burung itu keluar ya lewat pintu.. terus
gimana caranya?
kalo liat di kartun2 caranya gampang.. kedua
orang tua si burung mengintai dimana anaknya 'disekap' semenjak siang..
saat hari mulai gelap dan "raksasa manusia" sudah terlelap, kedua burung
pengintan terbang mengendap2 mendekati tempat penyekapan.. dengan
sekuat tenaga mereka mendorong pintu kandang ke atas dengan mulut mereka
lalu si anakpun dapat terbang keluar, bebas dari sekapan "raksasa
manusia" yang menurut mereka berhati jahat.. (padahal engga deh serius
kami ga jahat..
kejadian pagi ini mengingatkan
saya akan kejadian bertahun2 yang lalu saat kami memiliki anggota
keluarga yang bukan manusia.. jacko si burung hantu putih, biasa kami
panggil jack.. kami mendapatkan jack dari tetangga sebelah yang
membongkar gudang super besar di belang rumahnya.. disana ada sebuah
sarang burung besar dengan 5 ekor anak burung berwarna putih (putih rada
kumel sih).. mbah kakung yang hobi banget sama hewan2an pengen banget
punya burung itu, eh ga taunya dikasih sapa yang punya gudangnya.. 4
ekor yang lain dibagi2 ke tetangga2 yang lain.. menurut kabar 4 burung
yang lain mati semua dalam rentang waktu tidak sampai seminggu sejak
penemuannya di dalam gudang..
awalnya kami mengira jack
adalah seekor elang putih yang langka.. tapi dengan berjalannya waktu,
ternyata itu burung hantu.. hihiiii..
jack kamu tempatkan di
kandang burung di belakang rumah.. untuk makanannya kami memberi dia
ayam (kalo lagi masak ayam, sebelum mateng diambilin kulitnya sama
jeroan2), keong yang udah dihancurkan cangkangnya, atau fillet ikan
mujair, lele, atau gurameh (bukan bukan.. kamu bukannya orang kaya,
ikan2 itu kami ambil di kolam.. lagipula kalo ga dikasih ikan mau dikasi
apa? daging sapi? kau bercandaaa.. wkwkwkk)
waktu memberi
makan jack adalah waktu yang menyenangkan bagi saya, ya mengesampingkan
saya takut dengan paruh jack yang tajam, saya membayangkan kalau jack
sudah besar dia bakal seperti hedwig, burung hantunya harry potter..
terus nanti jack yang bakal anterin surat aku buat ibu kalo aku kuliah
nanti.. heheee..
sampai suatu hari kami heran karena
setiap pagi ada bangkai hewan di dekat kandang jack.. kadang katak,
kadang tikus kecil.. tidak mungkin jack yang didalam kandang bisa
menangkap hewan2 itu, kalaupun ditangkap pasti dimakan..
akhirnya kami menutuskan melakukan pengintaian di malam hari.. apa yang terjadi?
kamu
menemukan seekor burung putih, besar dan cantiiiikkk sekali terbang
berputar2 di atas rumah kami.. saat tidak ada orang di luar, burung
besar itu bertengger di atap dekat kandang jack.. ternyata dia juga
burung hantu putih.. beliau (?) pasti ibu jack.. ibu jack berbunyi
sepanjang malam.. seperti meratapi anaknya.. :'(
setelah hari itu kami selalu melihat induknya jack di dekat kandang jack setiap malam sambil membawakan makanan..
sebenarnya
kami ingin menyerahkan jack kepada ibunya tanpa meminta uang tebusan,
tapi ada yang tidak setuju.. setelah proses yang panjang, akhirnya kami
setuju untuk melepaskan jack.. saat persiapan untuk mengembalikan jack
kepada induknya, ternyata jack mati.. :'(
huwaaaa.. maafkan kamu
ibunya jack.. kami selalu berusaha memberikan jack yang terbaik.. bahkan
saat jack makan ikan setiap hari, kami masih makan tahu tempe.. :(
beberapa
hari setelah kepergian jack, induknya selalu datang ke dekat bekas
kandang anaknya sambil menangis (bunyinya kayak nangis sih)..
maaf bener2 maaf, ibunya jack.. maaf.. :(
kami
juga bingung kalo mau ngelepas jack gimana caranya.. jack belum bisa
terbang, dan di sekitar rumah banyak pemburu burung berkeliaran dengan
senapan anginnya.. :(
sungguh yang namanya orang
tua cintanya tulus setulus tulusnya kepada anaknya.. burung aja yang ga
diberi akal oleh Allah SWT tau bahwa mereka harus melindungi anaknya
dari serangan2 jahat..
miris saya kalo liat berita2 kriminal di tv sekarang.. makin sadis, makin ada2 saja, makin segala2nya..
anak kandung kok ya ditelantarkan, dibuang, disiksa, dibunuh.. naudzubillahimindzalik..
hayuk
mari bapak2, ibu2, om2, tante2, kakak2, adek2, teman2 semua.. kita
harus saling menyayangi eaapz.. jangan lah karena hal2 kecil bikin
berantem yang heboh segala.. malu sama tetangga.. *apasih
ya sudah deh yaa.. :)
dadaaahhhh.. :)
<3 SALAM DAMAI <3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar